Memang tidak ada harga yang tepat untuk sebuah kompos yang bagus, padahal manfaatnya sama baiknya dengan pupuk buatan. Kendalanya memang terletak pada aplikasinya yang sedikit dibawah efisien dibandingkan dengan pupuk kimia, yang lebih ringkas dan aplikabel. Namun ini harusnya tidak menutupi daya guna atau manfaat dari kompos ini secara ekonomis.
Di beberapa tempat memang bisa berhasil membangun brand atau merek, dimana kompos ini dibuat menjadi produk. Komposnya dikemas, dicap, diberi merek dan diberi komposisi secara detail. Ini tentunya membuat nilai komposnya meningkat, sehingga harganya bisa terdongkrak dan lebih bersaing dengan pupuk buatan.
Namun kebanyakan kompos yang terlihat, hanya ditaruh dalam karung goni, agak kumal dan tidak terukur. Apalagi ada merek atau tulisan di atasnya, ini membuatnya “undervalue”. Padahal daya guna atau manfaatnya sama dengan kompos yang bermerek, bahkan sekaliber pupuk buatan yang ada.
Disini memang pentingnya pengelolaan sebuah kompos menjadi produk yang bernilai. Bila bisa digarap lebih professional, akan menghasilkan sebuah komoditas yang bersaing. Memang branding dan packing menjadi hal penting dari sebuah produk, meskipun produk tersebut begitu sederhana.
Branding dan packing bisa mendongkrak nilai dan daya saing, meskipun juga memiliki efek peningkatan ongkos produksi. Maka disini perlu metode pendekatan yang tepat menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Bila pasarnya lebih bergengsi, maka packing dan branding akan sangat diperlukan.
Namun bila pasarnya cukup bersaing, maka efisiensi branding bisa dioptimalkan. Disini memang perlu kajian pasar dan respon akan setiap branding yang dilakukan. Tentunya agar bisa dicari metode pengemasan dan pembuatan merek yang tepat bagi sebuah produk kompos.
Misal bila sasaran produksi adalah perkebunan kelapa sawit, maka hanya perlu mekanisme pengemasan yang sesuai dengan penggunaan di lapangan. Tanpa harus packing yang lebih mahal, hanya perlu tempat kompos yang cukup efisien dalam penggunaan di perkebunan nantinya. Namun bila yang disasar sebuah taman atau kebun di rumah, maka metode kemasan yang lebih bagus bisa ditonjolkan, tanpa harus melewatkan kemudahan dalam aplikasinya.
Salah satu yang lagi naik daun adalah kompos cair, yang cara pengemasannya bisa menyamai metode pupuk kimia. Tentunya ini akan sangat mendongkrak harga kompos cair ini. Kemudahan dalam aplikasinya akan membuat pengunanya menjadi lebih suka dan terbantu dalam tugasnya.
Hal inilah yang bisa membuat harga kompos bisa terdongkrak, yaitu dengan branding, packing, dan efisiensi dalam pengemasan. Efisiensi pengemasan disini adalah sesuai dengan sasaran pasar yang dituju. Bila hal ini dilakukan maka kompos bisa menjadi pesaing utama pupuk buatan atau kimia, dan tidak menutup kemungkinan kompos ini akan menjadi produk yang bisa mengalahkan eksistensi pupuk buatan.