Kompos dari Kotoran Ayam

Bila memiliki kandang ayam tentunya sudah biasa berurusan dengan kotoran ayam yang berbau ini. Namun jangan khawatir karena kotoran ayam ini bisa diolah menjadi kompos. Tentunya lebih bermanfaat daripada hanya dibiarkan saja dan berbau. Memang sering kotoran ayam ini menjadi masalah serius terutamadi perternakan ayam yang besar, padahal bila diolah menjadi kompos, baunya bisa hilang dengan cepat.

Ini juga tergantung jenis pengomposan yang akan digunakan, namun dalam prakteknya pengomposan kotoran ayam cukup cepat dan mudah. Memang harus dibutuhkan campuran untuk bahan komposnya agar prosesnya bisa menghasilkan kompos yang bagus kualitasnya. Beberapa limbah pertanian juga bisa dicampurkan dengan kotoran ayam ini sebagai bahan kompos.

Tentunya yang paling efisien, bahan kmpos dari limbah pertanian ini berada dekat dengan lokasi perternakan ayam. Ini akan menghemat biaya tenaga kerja sekaligus mempercepat proses pengomposan. Memang untuk kotoran ayam kadar airnya cukup beragam, maka yang terpenting kadar air dari campurannya. Bila bisa didapatkan paduan yang tepat, yaitu kadar air minimal, maka proses pengomposan sudah bisa langsung dilakukan.

Menyiapkan lahan pengomposan

Memang sebaiknya lahan pengomposan diletakan dekat dengan lahan perternakan, disamping menghemat tenaga, juga mempercepat proses pengomposan. Tentunya lebih cepat lebih baik sehingga bau kotoran ayam bisa diminimalisir. Bila jumlah kotoran ayamnya tidak terlalu besar, maka sebuah komposter sederhana dari tong plastik bisa digunakan. Namun bila jumlah kotoran ayam cukup banyak maka perlu dibuatkan lahan untuk pengomposan di sekitar perternakan.

Sebuah lahan dengan lubang ukuran satu meter persegi bisa digunakan sebagai lahan pengomposan. Kemudian disediakan terpal plastik untuk menutup tempat pengomposan tersebut. Dalam prosesnya bila tempat kurang mencukupi bisa dibuatkan lagi di sebelahnya.

Menyiapkan bahan kompos

Kotoran ayam bisa dipadukan dengan limbah pertanian untuk proses pengomposan, seperti jerami, merang, batang jagung. Hanya pastikan limbah pertanian tersebut terpotong kecil. Lalu bisa dicampurkan dengan kotoran ayamyang baru diambil dari kandang sehabis membersihkan kandang. Memang diusahakan kadar kotoran ayam ini dalam keadaan minimal,sehingga saat dicampurkan dengan limbah pertanian bisa langsung diproses.

Cara termudahnya ambil setimba kotoran ayam, campur dengan setimba atau lebih jerami. Kemudian aduk hingga rata, bila diperas air yang menetes hanya sedikit, maka ini dikenal dengan kadar minimal air. Jadi proses pengomposan bisa dilanjutkan, tentunya dengan jumlah bahan kompos yang lebih besar. Hal ini terus dilakukan sambil dimasukan kedalam komposter.

Mengolah proses pengomposan

Semakin cepat kotoran ayam masuk ke komposter, baunya akan semakin cepat diminimalisir. Inilah manfaat utama dari pengomposan kotoran ayam, karena bisa membuat perternakan ayam bisa ditoleransi baunya. Namun perlu usaha agar proses pengomposan bisa cepat dilakukan dan berhasil.

Saat bahan campuran pengomposan sudah masuk ke komposter, maka tiap tiga hari diaduk untuk oksigenasi dan meratakan proses pengomposan. Selanjutnya bila kotoran ayam ingin ditambahkan diatasnya bisa dilakukan, tentunya dengan campuran limbah pertanian tadi. Proses ini bisa dilakukan terus sampai komposter penuh. Biasanya dalam sebulan sudah bisa menjadi kompos, tandanya terlihat di warnanya yang coklat kehitaman dan tidak berbau.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Ayo Bikin Kompos - All Rights Reserved
-->