Kompos bisa berguna dalam menyuburkan tanaman dengan menambah komponen nutrisi bagi tanaman tersebut. Biasanya sangat mudah menambahkannya saat masih dalam bentuk media tanam, tinggal dicampurkan dan diolah sudah menyatu dengan media tanam. Namun pada tanaman yang sudah tumbuh sering kurang efisien dalam pemberian kompos tersebut.
Memang bila memakai kompos cair akan bisa meningkatkan efisiensi dalam pemberian kompos pada tanaman. Namun kompos cair cenderung lebih mahal dari kompos biasa, meskipun bisa jadi membuat sendiri kompos cair tersebut, sehingga lebih murah aplikasinya. Tapi bisa juga dengan kompos biasa digunakan untuk pemupukan pada tanaman tapi dengan aturan yang tepat.
Pada lahan pertanian atau perkebunan biasanya tidak kesulitan dalam melakukan pemupukan dengan tanaman. Asalkan dijaga dari gulma, kompos bisa berdaya-guna dalam meningkatkan kesuburan dan hasil yang lebih baik pada tanaman. Pada tanaman yang berada di dalam pot, memang perlu teknik tersendiri tidak asal menaruh kompos di dalam pot tersebut.
Usahakan untuk mencampur kompos dengan media tanam, lebih bagus lagi kalau kompos tersebut diolah dan ditambahkan bersama media tanam. Pada beberapa jenis tanaman memang memiliki siklus dengan mengganti media tanam secara keseluruhan. Ini adalah saat yang tepat untuk menambahkan kompos ke dalam media tanam.
Ingat kompos harus bercampur secara merata dengan media tanam, baik itu sejenis pasir, tanah, gambut, serabut, yang menjadi campurannya. Kemudian biarkan campuran ini selama seminggu, sambil dilakukan pembasahan atau penyiraman selama seminggu. Teknik ini bisa meratakan kompos menyatu dengan media tanam, keuntungannya jelas akan meningkatkan kesuburan tanah dan tanaman.
Hal yang lain yang harus diperhatikan adalah tumbuhnya gulma pada media tanam. Ini bisa mengurangi efisiensi pemberian kompos, sekaligus mengurangi pasokan nutrisi pada tanaman. Memang dalam memelihara tanaman, biasanya gulma akan selalu muncul dan tumbuh, selama ada sinar matahari yang masuk ke media tanam, maka peluang untuk tumbuhnya gulma akan semakin besar.
Disini penting untuk mengemburkan media tanam saat memberikan kompos, agar komponen kompos bisa cepat menyatu dengan media tanam. Juga akan memudahkan akar tanaman untuk mengambil nutrisi pada kompos tersebut. Meskipun biasanya ada mikroorganisme yang dengan cepat mengendus keberadaan kompos ini.
Biasanya bisa mudah ditemui dengan jejak-jejak cacing tanah atau mikroorganisme lainnya setelah pemberian kompos pada media tanam. Sehingga efisiensi pemberian kompos akan semakin meningkat. Memang pemberian kompos tidak hanya menguntungkan tanaman itu sendiri, tapi juga mikroorganisme yang tumbuh di sekitar tanaman. Memang akan menjadi simbiosis mutualisma yang akan saling menguntungkan.
Sebuah media tanam yang sudah diberi kompos akan terlihat kesuburannya, dengan melihat pertumbuhan tanaman. Juga adanya mikroorganisme yang semakin ramai pada media tanam tersebut. Pemberian kompos yang tepat pada media tanam akan meningkatkan efisiensi dalam aplikasi kompos pada tanaman.