Memang sebuah komposter diperlukan untuk mengolah bahan kompos menjadi kompos. Komposter ini bisa beragam bentuknya, namun prinsipnya akan sama dalam mengolah bahan apapun menjadi kompos. Tentunya dengan memenuhi kondisi yang cocok untuk proses pengomposan, bila tidak tentunya pengomposan akan sulit berhasil atau bisa juga dengan waktu yang lebih lama.
Memang komposter diperlukan untuk menyederhanakan proses pengomposan, sekaligus memudahkan dalam membuat kompos. Dalam banyak hal memang sebuah komposter lebih meningkatkan minat masayarakat dalam mengolah sampah menjadi kompos. Jadi komposter yang dibuat harus lebih sederhana dan fleksibel dalam penggunaannya.
Meskipun jenis komposter bisa beragam, tentunya akan maksimal performanya bila ditambahkan komponen untuk mempercepat proses pengomposan. Dalam hal ini EM4 bisa digunakan sebagai biokatalis dalam proses pengomposan. Ini sudah umum dilakukan dan hasilnya terbukti sangat baik dan sampah bisa dirubah dengan cepat menjadi kompos.
Komposter memang bisa beragam dan mudah dimodifikasi untuk beberapa tujuan. Misal bisa saja komposter yang dibuat di awal hanya untuk kompos padat saja. Namun bisa juga dimodifikasi agar bisa untuk menghasilkan kompos cair. Tentunya hal ini harus direncanakan sejak dari awal agar modifikasinya tidak terlalu sulit.
Menggunakan tong plastik besar sebagai komposter
Tong plastik besar biasanya mudah didapatkan, bisa dibeli di toko loak maupun di toko plastik penyedia kebutuhan rumah tangga. Biasanya bila membeli di toko loak bisa lebih miring harganya. Lagian tujuannya memang untuk menampung sampah dan diolah menjadi kompos. Namun biasanya bila beli di toko loak ada kekurangan di sana sini, mungkin ada bagian yang pecah atau bocor. Selama tong plastik bekas ini bisa diperbaiki, maka ini menjadi tidak masalah.
Prinsipnya memang saat proses pengomposan, harus terlindung dari hujan dan sinar matahari. Jadi prinsip dalam membuat komposter memang harus memenuhi kaedah composting. Masalah lainnya bisa dikompromikan, asal kondisi pengomposan terpenuhi dengan baik. Biasanya tong plastik ini sangat cocok pada lahan yang sempit, mudah ditaruh di pojok halaman, misalnya bisa bersandingan dengan tempat sampah.
Meskipun bisa juga komposter ini menjadi tempat sampah pula, hanya memang saat memasukan ke tempat sampah, harus dipastikan sampah sudah dalam bentuk lebih kecil. Ini akan memudahkan dan mmpercepat proses pengomposan, meskipun dengan bantuan EM4 sekalipun. Tetap saja sampah yang masuk ke komposter harus dalam bentuk kecil, ini bila komposter digunakan langsung sebagai tempat sampah pula.
Membuat komposter sederhana yang lebih besar
Bila lahannya memungkinkan dan bahan komposnya sangat banyak, maka sebuah komposter dari tong plastik yang gede bisa menjadi tidak efektif. Selain bahan yang dikompos menjadi sangat sedikit, juga lahan yang luas bisa memungkinkan membuat komposter dalam bentuk lain. Misal dengan memanfaatkan tanah dan terpal plastik sebagai komposter sederhana.
Pertama memang harus dibuat lubang atau tempat terlindung dari sinar matahari maupun hujan. Kemudian sebuah terpal plastik yang besar bisa menjadi penutup bagi bahan yang akan dibuat kompos. Tentunya tetap harus memenuhi kondisi pengomposan agar proses pengomposan bisa berhasil. Bisa juga dengan menggunakan EM4 untuk mempercepat proses pengomposan menjadi lebih baik.