Membuat Komposter Raksasa

Memang bila ingin serius di bisnis kompos maka harus bikin komposter raksasa. Cara ini sudah dilakukan banyak perusahaan di Cina dan Amerika, dengan memanfaatkan jerami atau batang gandum yang mudah diperoleh dan banyak jumlahnya. Namun mereka lebih menggunakannya untuk media tanam jamur, bukan untuk kompos.

Mereka tentunya menggunakan peralatan berat untuk mengolah bahan tersebut karena jumlahnya memang besar, sehingga perlu tempat yang besar pula. Namun secara prinsip cara mereka dalam membuat media jamur ini sama seperti membuat kompos dari bahan jerami atau limbah pertanian. Mereka mencacah jerami menjadi lebih kecil dengan mesin pencacah, kemudian mengolah kadar airnya sebelum dimasukan ke dalam tempat fermentasi.

Memang prinsipnya sama seperti sebuah komposter, hanya mereka lebih menggunakan limbah pertanian ini untuk menjadi media tanam jamur. Sudah pasti keuntungan mengolah limbah pertanian menjadi media jamur ini lebih besar bila dibandingkan menjadi kompos. Juga tanpa perlu EM4 atau bahan kimia lainnya, hanya perlu beberapa komponen untuk memperkaya proses fermentasi menjadi media tanam yang baik bagi jamur.

Namun bila ingin tetap mengolah limbah pertanian menjadi kompos juga masih menguntungkan. Hanya perlu disiasati agar bahan yang digunakan memiliki biaya yang rendah sehingga kompos yang dihasilkan akan menjadi kompetitif dan menguntungkan. Tentunya dengan efisiensi dari pengolahan bahan kompos dalam jumlah besar.

Menggunakan terpal plastik sebagai bahan komposter raksasa

Kalau pada proses penyiapan media tanam jamur mengacu pada proses fermentasi, maka pada sebuah komposter lebih pada mengurai limbah pertanian menjadi kompos. Kesamaan prosesnya memang menyiapkan tempat yang kondusif untuk proses alami menjadi bahan yang lebih berguna. Ini mengacu pada proses composting yang memang lebih lama dari proses fermentasi. Kalau fermentasi bisa Cuma seminggu sampai 10 hari, maka pada proses composting bisa 2 minggu sampai 2 bulan, tergantung dari adanya EM4 pada proses composting.

Namun bahan kompos tadi memang harus dibikin seideal mungkin dalam sebuah komposter agar proses composting berjalan cepat. Mulai penyiapan kadar air, pencampuran EM4 hingga kelembaban proses composting dijaga dengan menutup bahan kompos tadi dengan terpal plastik atau menggunakan tong plastik sebagai komposter. Bila ingin mengolah bahan kompos lebih banyak, bisa digunakan terpal plastik untuk menjaga kondisi proses composting. Ini sudah bisa dikategorikan menjadi komposter raksasa secara sederhana.

Menggunakan gudang sebagai komposter raksasa

Sebenarnya bila memiliki gudang yang tidak dipergunakan bisa dijadikan sebagai komposter, tentunya bisa menampung bahan kompos yang lebih banyak. Cara ini bisa dianggap lebih prospektif bila ingin serius di bisnis kompos. Tentunya dengan mengacu mudahnya mendapatkan bahan kompos, murah biayanya, sehingga bisa memberi keuntungan yang lebih besar.

Namun saat menggunakan gudang untuk proses pengomposan harus tetap dijaga kondisi proses composting agar proses pengomposan bisa berjalan. Mulai dari kelembaban ruangan, suhu ruangan yang ideal bagi proses pengomposan. Metode pengomposan jenis ini memang lebih mengarah penggunaan alat dan teknologi, tentunya dengan hasil yang lebih baik.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Ayo Bikin Kompos - All Rights Reserved
-->