Bila melihat ke banyak komposter yang pernah dibuat, maka tong plastik adalah bahan yang paling banyak digunakan. Lapisannya yang kedap air sangat efektif dalam memberi kondisi yang tepat bagi proses pengomposan. Meskipun kadang tong plastik juga mudah mengalami kerusakan.
Memang harus sedikit lebih tertata saat menggunakan tong plastik sebagai komposter. Saat mengaduk bahan kompos juga harus hati-hati, dengan menggunakan peralatan tumpul agar komposter tidak mudah tergores atau rusak. Memang harus dijaga agar komposter bisa awet dipakai. Meskipun dalam perkembangannya bahan setengah fiber sudah mulai digunakan.
Kendalanya dari pengembangan bahan di luar plastik memang terletak pada mahalnya harga bahan. Lain dengan tong plastik yang memiliki harga yang murah dan banyak tersedia di toko, pasar tradisional maupun di tukang loak. Biasanya alih fungsi dari tong plastik sebagai wadah, membuat tong plastik bekas lebih murah harganya dan banyak diburu orang.
Dalam perkembangannya tong plastik juga mudah dalam memodifikasinya, seperti menambah paralon untuk aliran udara, atau membikin kran untuk mengalirkan kompos cair. Pembuatan komposter dari tong plastik sangat fleksibel dan mudah dimodifikasi. Hanya memang kembali ke pemakaian yang harus lebih tertata, agar komposter dari plastik ini lebih awet digunakan.
Memilih tong plastik yang berkualitas
Memang saat mencari tong plastik untuk dibikin komposter sebaiknya memang yang cukup tebal, sehingga bisa awet dipakaianya. Biasanya yang bagus dalam kondisi baru, namun biasanya harganya mahal. Bisa juga dengan mencari tong plastik yang merupakan bekas tempat oli yang lebih tebal plastiknya. Biasanya pemakainya tidak menggunakannya lagi saat ada sedikit kebocoran atau pecah di beberapa bagian, naum untuk sekedar sebagai komposter bisa digunakan.
Tong plastik yang sudah masuk ke pasar loak memang cukup murah, namun lebih murah lagi bisa punya akses ke pemiliknya. Biasanya pabrik besar memiliki masa aktif dalam mengganti peralatan seperti tong plastiknya ini. Bila punya akses akan lebih baik dalam mendapatkan tong plastik yang bagus sebagai komposter.
Menempatkan komposter di tempat terlindung
Memang agar komposter bisa awet sebaiknya juga ditempatkan di tempat terlindung, jauh dari sinar matahari maupun hujan. Bahan plastik biasanya mudah rusak bila terkena panas dan dingin secara ekstrim. Meskipun dengan sedikit pelindung, bahan plastik ini akan bisa awet dalam pemakaiannya. Juga gunakan adukan yang tumpul saat mengaduk bahan kompos, agar komposter tidak mudah rusak.
Penggunaan bahan bekas atau recycle untuk komposter memang dianjurkan, karena lebih murah dan menghemat sumber daya. Komposter memang seharusnya menggunakan peralatan atau bahan yang sudah tidak terpakai. Jadi sedikit ongkos tapi menghasilkan secara berharga, komposter yang bagus bukannya yang mahal, tapi yang bisa melakukan proses pengomposan dengan baik.